Cari Blog Ini

Memuat...

14 Juli 2013

Mengurus sendiri Visa Schengen melalui kedutaan Jerman

Kalau sudah dengar "Visa Schengen" yang kebayang adalah betapa ribetnya & susahnya untuk mendapatkan visa tersebut. Tetapi asal kita melengkapi semua dokumen, seharusnya semua akan lancar-lancar saja. Khusus untuk visa schengen, menurut saya buang-buang uang untuk meminta travel agent untuk menguruskan karena pada akhirnya kita sendiri harus datang saat penyerahan berkas. Lagian, lumayan juga uang Rp. 300,000 bisa dipakai untuk bayar hostel 1 malam.

Berikut langkah-langkah saya ketika mengurus sendiri visa Schengen (jenis visa turis) melalui kedutaan Jerman. Setiap kedutaan akan sedikit berbeda persyaratannya, oleh karena itu, baca dengan teliti persyaratan visa schengen di website kedutaan tempat kita akan mengajukan permohonan visa! Oh ya, penentuan kedutaan adalah berdasarkan negara paling lama yang akan kita kunjungi atau jika ada yang sama, negara pertama kita memasuki wilayah Schengen.

1. Buat appointment melalui website untuk memasukkan aplikasi visa
Tanpa appointment ini, Anda tidak akan bisa masuk kedutaan. Kita bisa memilih sendiri tanggal appointment tetapi hati-hati karena kalau high season, bisa jadi baru ada tanggal kosong 1 bulan ke depan.

2. Lengkapi berkas (semua berkas dipersiapkan fotokopinya juga):
2.1 Paspor yang berlaku minimal 3 bulan setelah tanggal kepulangan yang kita rencanakan: Yang difotokopi cukup halaman 3,4 & 48 
2.2 Pasfoto berwarna terbaru (3,5 x 4,5 cm - latar belakang putih,  wajah 80%): 2 lembar
2.3 Formulir Visa yang sudah diisi: Aplikasi bisa didownload dari website kedutaan.
2.4 Bukti Booking Tiket Penerbangan
2.5 Bukti kecukupan dana: Ada beberapa pilihan untuk ini. Saya sendiri memutuskan untuk memperlihatkan buku tabungan 3 bulan terakhir dimana bisa terlihat transfer-an gaji saya tiap bulannya. Selain itu, buat jaga-jaga, saya juga melampirkan Rangkuman Tabungan & Deposito yang saya miliki di bank lain karena sebenarnya bank tersebut adalah bank utama saya (bukan referensi bank - lumayan bisa hemat Rp. 50,000).
2.6 Surat keterangan bekerja dari perusahaan tempat bekerja: Tertanggal maksimal 1 minggu sebelum tanggal appointment. Kebetulan saya akan liburan dengan ibu saya yang sudah pensiun. Meskipun beliau menggunakan uangnya sendiri, namun di surat keterangan kerja ini saya memasukkan nama ibu saya sehingga surat keterangan kerja tersebut juga bisa digunakan oleh beliau.
2.7 Bukti Reservasi Hotel: harus dibuat langsung dari hotelnya (tidak boleh melalui agoda.com dll)
2.8 Bukti Pembelian Asuransi Perjalanan: Minimal pertanggungan 30,000 Euro dan Jangka waktu asuransi yang kita beli cukup sesuai dengan lamanya kita berlibur. Namun, hati-hati untuk membeli asuransi hanya dari daftar perusahaan asuransi yang diakui oleh kedutaan Jerman. Saya sendiri membeli Assist-card.

Kalau Anda diundang, akan ada persyaratan tambahan namun saya kurang paham soal ini.



3. Pada hari appointment, bawa semua berkas (asli &fotokopi) dan jangan sampai datang terlambat. Waktu saya datang, ada antrian panjang tetapi ternyata itu adalah antrian bagi mereka yang ingin mengambil paspor dll. Untuk keperluan visa, kita cukup tunjukkan print-out konfirmasi appointment yang dikirimkan melalui e-mail & paspor kepada satpam. Saya sendiri datang sekitar 20 menit sebelum waktu appointment, dan diperbolehkan langsung masuk.

Setelah security check, kita dipersilakan naik tangga menuju ruang visa. Di sana ada satpam yang mencek kembali appointment kita. Kemudian kita tinggal menunggu nama kita dipanggil oleh petugas loket. Apakah petugas loketnya ramah? Menurut saya tidak, tetapi itu tidak menganggu saya. Yang penting menurut petugas semua dokumen saya lengkap dan setelah bayar visa sebesar Rp. 800,000 saya disuruh menunggu lagi. Sekitar setengah jam kemudian, nama saya dipanggil lagi dan petugas loket meminta saya memastikan informasi di selembar kertas yang ia kasih adalah benar (isinya nama, nomor paspor dll). Setelah saya mengkonfirmasi semuanya sudah benar, saya diberi kertas lain dan dijelaskan saya harus bawa kertas ini ketika mengambil kembali paspor 3 hari kemudian.

Alhamdulillah, setelah 3 hari tepat, paspor kembali dengan Visa Schengen. Selamat mencoba ya!

26 komentar:

  1. pada waktu interview ditanya apa saja yah kalo boleh tau

    BalasHapus
    Balasan
    1. pengalaman saya kemarin, saya hanya ditanya2 ketika menyerahkan dokumen di loket: tujuang liburan, akan ke kota mana saja, dengan siapa.... pertanyannya cukup umum sih...

      Hapus
  2. Mbak, pas ngurus visa yang bisa masuk hanya yang mau bikin visa saja kah ?
    soalnya saya kan mau bikin juga namun rekening nya pake rekening orang tua krn saya masih mahasiswa juga, orang tua saya tidak perlu datang kan

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya...setau saya hanya yang akan bikin visa yang boleh masuk (yaitu nama yang tertera pada print-out konfirmasi appointment). Terus kalau gak salah, jangan lupa untuk membawa bukti hubungan keluarga misalnya akte kelahiran atau KK.

      Hapus
  3. sangat membantuu :) mba sya rencana mau ke austria untuk asuransi bisa beli di Assist-card kaah ? tq

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya cek ke website kedutaan Austria di Jakarta, Assistcard termasuk dalam asuransi yang direkomendasikan oleh mereka kok. Kalau mau daftar lengkapnya, coba dicek kembali website mereka ya http://www.bmeia.gv.at/en/embassy/jakarta/practical-advice/your-travel-to-austria/visa-information.html
      Untuk info asuransi, scroll ke bawah ke bagian "Travel Insurance" di "Versicherungan (pdf, 28.58 kb).

      Saya sarankan untuk benar2 mempelajari website ini ya mbak kalau memang mau apply lewat kedutaan Austria. Karena cara apply visa Schengen melalui kedutaan Austria bisa berbeda dari kedutaan Jerman.

      Hapus
  4. mbak, untuk asuransi kesehatan apa harus ya mbak? selama ini saya tidak punya asuransi kesehatan. apa saya harus buat dulu gitu ya mbak?? makasih atas jawabannya ya mbak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk asuransi kesehatan tidak perlu mbak. Yang harus dimiliki adalah asuransi perjalanan. Asuransi perjalanan ini ada dari berbagai perusahaan dan untuk berbagai jangka waktu. Agar mudah, bisa langsung dibeli di biro perjalanan saja, nanti mereka bisa bantu carikan asuransi perjalanan yang tepat sesuai dengan visa yang akan kita ajukan.

      Hapus
  5. Mbak, mau tanya. Waktu itu pakai asuransi prjalanan apa?dan brp biayanya. Tks.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waktu itu saya pakai dari Assist-card & karena lama saya berlibur sekitar 13 hari, saya ambil asuransi perjalanan yang cover 14 hari....kalau tidak salah kena 55USD per orang.

      Hapus
  6. Makasih atas tulisannya mbak Fitri, sanget bermanfaat. Kalau boleh, saya mau tanya 2 hal lagi: (a) surat keterangan bekerja. Bagaimana kalau saya dalam kondisi sedang tidak bekerja? Apakah syarat ini bisa di-skip? (b) bukti akomodasi. saya rencana ke jerman untuk liburan dan di sana akan tinggal di rumah teman selama sekitar 2 minggu. Apakah bukti booking hotel bisa diganti dengan surat keterangan dari teman saya?
    terimakasih banyak atas info lanjutannya. Sukses selalu....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf ya yuke...kebetulan saya gak pernah mengalami situasi seperti dirimu jadi kurang tahu juga sebaiknya bagaimana kalau kondisi sedang tidak bekerja. tetapi persyaratan ini dibuat katanya sih agar pemerintah jerman yakin kita akan kembali lagi ke indonesia dan juga sebagai bukti tambahan, kita punya penghasilan.
      Untuk akomodasi sbg persyaratan visa, sebaiknya tetap saja booking hotel..nanti kalau visa sudah keluar, hotel kan bisa dicancel...

      Hapus
    2. jika tidak bekerja, harus ada yang men-sponsori dalam arti membiayai perjalanan anda. karena consulate akan bertanya2, jika tidak berkerja anda dapat penghasilan darimana? maka dari itu, salah satu keluarga anda yg bekerja harus membuat surat sponsor untuk anda, melampirkan bukti keuangan nya dan keuangan anda berupa rekening koran 3 bulan terakhir dan menjamin bahwa anda akan kembali ke indonesia dan tidak mencari kerja di negara tsb. pastikan saldo terakhir mencukupi biaya anda selama tinggal di negara sana. jika anda akan tinggal di rumah teman anda, maka anda harus meminta teman anda untuk menulis surat sponsor untuk anda yg menjelaskan bahwa selama anda di jerman, anda akan tinggal di rumah nya, sebutkan alamat lengkap nya dan lampirkan copy passport teman anda.

      Hapus
  7. Nice Blog.. Mbak Fitri boleh minta email atau contact nya?
    Karena lokasi yang pernah dikunjungin masuk list saya untuk di kunjungi :)

    Salam,
    Duopanda.blogspot.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Duopanda....ini ya e-mail saya: tfitris@rocketmail.com

      Hapus
  8. Informasi yg bermanfaat mbak.
    Kebetulan adik saya mau ke Jerman

    BalasHapus
  9. Untuk asuransi perjalanan, mohon bantuan informasi linknya..Tq

    BalasHapus
    Balasan
    1. Link asuransi perjalanan seperti apa ya yang mbak maksud? Kalau mau tahu info lebih detil, bisa langsung ke biro perjalanan saja, nanti mereka bisa bantu carikan asuransi perjalanan yang tepat sesuai dengan visa yang akan kita ajukan. Pembelian bisa di biro perjalanan juga..

      Hapus
  10. cukup jelas. terima kasih yaaah

    BalasHapus
  11. apabila saya mau buat visa turis untuk keluarga (4 org) apa cukup buat satu appoinment saja atau 4 appoinment ya mbak fitri. mohon infonya. tks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setau saya harus dibuatkan masing-masing, dan semua harus datang ya mbak..

      Hapus
    2. tergantung visa negara schengen mana yg akan anda apply. biasa nya anak di bawah umur, hanya di wakilkan oleh orang tua, jika orang tua nya ikut bepergian bersama.jika orang tua tidak ikut bepergian, maka orang tua harus membuat surat izin untuk anak tsb dia atas materai dan di sahkan oleh notaris. jika di kedutaan italy, anak anak tetap harus datang untuk interview.

      Hapus
  12. Mba saya boleh minta kontaknya mba agar lbh jelas, saya ingin membuat visa schengen tp masih bingung, alangkah baiknya bila mba ingin membantu saya.. terima kasih..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh coba kirim e-mail ke: tfitris@rocketmail.com

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...