Tampilkan postingan dengan label granada. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label granada. Tampilkan semua postingan

11 April 2012

Granada - kotanya Alhambra

Granada adalah sebuah kota kecil yang terletak di kaki rangkaian pengunungan Sierra Nevada, di daerah Andalusia, bagian Selatan Spanyol. Kotanya kecil tetapi tertata dengan apik. Yang pertama menarik perhatian saya ketika pertama kali memasuki kota Granada, adalah banyaknya pohon jeruk di kiri kanan jalan!

Pic source: http://goeurope.about.com/cs/spain/l/bl_spain_map.htm

Turis pergi ke Granada karena ingin mengunjungi Alhambra. Tetapi sebenarnya selain Alhambra, ada hal-hal lain yang bisa dikunjungi / dilakukan ketika berada di Granada: 

- Menelusuri daerah "Albaicin"
Albaicin adalah bagian kota lama Granada yang berada di bukit seberang Alhambra. 
Daerah ini kebanyakan terdiri dari lorong-lorong sempit yang berkelok dengan rumah-rumah berwarna putih. Saya menelusuri daerah ini karena pemilik hostel tempat saya menginap menganjurkan agar saya pergi ke Mirador de San Nicolás, sebuah halaman terbuka di daerah ini yang menawarkan pemandangan indah Alhambra. 
Tips: Jalanan lama-lama akan menanjak, jadi siapkan stamina! Dan tentunya, agar tidak tersesat, peta gratis disediakan di Tourist Information Centre Plaza Santa Ana, dekat Plaza Nueva.

- Katedral Granada


Selain berfoto ria di katedral ini, letaknya juga pas karena berada di daerah Alcaiceria, daerah berlorong yang penuh dengan toko-toko suvenir.

- Makan Tapas

Tapas adalah kudapan kecil aneka rasa. Tidak seperti bagian Spanyol lainnya, di Spanyol Selatan, kita bisa mendapatkan sepiring kecil tapas gratis hanya dengan memesan segelas minuman di restoran. Berdasarkan review di internet, saya mengunjungi restoran Bodegas Castañeda yang terkenal dengan tapasnya (Alamat : Calle Almireceros 1-3).


-     ­Getting There
Tidak ada penerbangan langsung dari Jakarta ke Granada.
Anda harus terbang ke kota besar Spanyol terlebih dahulu seperti Madrid atau Barcelona. Dari sini, bisa naik bis (http://www.alsa.es), kereta (http://www.renfe.es) atau pesawat low cost carrier (misalnya http://www.vueling.com). Naik bis atau kereta akan lebih murah kalau dari Madrid, karena Madrid lebih dekat dengan Granada dibandingkan Barcelona.

Saya sendiri memilih naik bis dari Madrid karena merupakan alternatif termurah, hanya 16 Euro (tahun 2009) untuk sekali jalan. Uang yang saya keluarkan ternyata sangat pantas. Bisnya bersih dan nyaman, dan perjalanan dihiasi pemandangan cantik pohon-pohon zaitun yang ditanam berjejer dengan rapih. Memang daerah Andalusia terkenal dengan produksi minyak zaitunnya. 

14 Maret 2012

Alhambra di Granada


Jalan-jalan ke Spanyol, rasanya sayang tidak mengunjungi Alhambra. Padahal menurut saya, tempat ini sangat menakujubkan. Tidak heran, ia termasuk dalam finalis New 7 Wonders of the World.

Alhambra berada di kota Granada, sebuah kota yang terletak di bagian Selatan Spanyol. Ia adalah peninggalan bangsa Moor, bangsa beragama Islam yang menduduki kawasan ini selama sekitar 700 tahun.

Kompleks Alhambra dilihat dari halaman terbuka Mirador de San Nicolas

Alhambra sebenarnya adalah kompleks yang terdiri dari 3 bagian utama : 
1. ”Alcazaba” yang merupakan benteng dan bagian tertua dari Alhambra, 
2. ” Istana Nasrid” yang merupakan atraksi utama dari Alhambra, dan 
3. Taman istana musim panas ”Generalife”.   
Pada zamannya, kompleks ini didiami oleh ribuan orang yang melayani kebutuhan keluarga raja.


Untuk tiketnya sendiri, lebih baik dipesan jauh-jauh hari melalui internet (http://www.servicaixa.com) karena cepat habis. Terutama untuk tiket masuk istana Nasrid, jumlah pengunjung dibatasi dengan pengkloteran pengunjung setiap setengah jam. Hal ini dilakukan agar pengunjung dapat menikmati keindahan istana tanpa terdesak oleh keramaian. Apabila kita lewat dari setengah jam waktu yang tertera di tiket, kita sudah tidak boleh masuk. Namun, setelah di dalam istana, kita bebas mengelilinginya tanpa batas waktu.

Pilar berukir
Memang istana Nasrid yang paling membuat kita takjub. Istana ini terdiri dari 3 bagian utama yang dibangun secara bertahap pada masa kepemimpinan yang berbeda-beda: Mexuar, Comares dan Palace of the Lions.  

Mexuar merupakan bagian tertua yang terdiri dari ruangan-ruangan yang digunakan untuk menjalankan kegiatan administrasi dan pemerintahan; Comares terdiri dari ruangan-ruangan tempat kerja raja dan Palace of the Lions merupakan tempat kediaman keluarga raja.

El mirador de Lindaraja
Bagian yang paling memukau menurut saya adalah Palace of the Lions yang memiliki sebuah halaman terbuka yang dikelilingi oleh lebih dari 100 pilar, semua diukir dengan indah oleh tulisan-tulisan Arab. Kata-kata ”Allah” dapat kita lihat berulang dan berulang. Bagian ini dinamakan Palace of the Lions karena di tengah halaman terdapat air mancur dengan 12 patung singa. Konon, dahulu kala, air mancur ini juga berfungsi sebagai jam dengan masing-masing patung singa bergiliran mengeluarkan air dari mulutnya untuk menunjukkan waktu.

Di Palace of the Lions ini pula terdapat ruangan yang menurut saya paling menakjubkan yaitu Sala de los Abencerrajes dimana seluruh ruangannya terdiri dari ukiran-ukiran dari bawah sampai ke langit-langitnya yang berbentuk seperti bintang dan dipenuhi dengan desain rumit.

Bahkan jendela ruangan tidak lupa diukir dengan cantik seperti yang terlihat pada El mirador de Lindaraja. Berbeda dengan istana Eropa yang terkadang terkesan tertutup, istana Nasrid memiliki banyak jendela dan halaman terbuka yang memberikan penerangan dan ventilasi yang baik.  
Sala de Los Abencerrajes
Salah satu halaman terbuka
Kata-kata tidak dapat menggambarkan betapa cantik tempat ini. Sayang sekali jika tidak dikunjungi jika Anda berada di Spanyol!
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...