Tampilkan postingan dengan label istanbul. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label istanbul. Tampilkan semua postingan

17 Januari 2013

Musim semi di Istanbul

Ketika saya berlibur ke Istanbul di bulan April, saya disambut dengan pemandangan "tulip" yang bermekaran. 

Ternyata, bunga tulip yang biasanya identik dengan negri Belanda, sebenarnya berasal dari Turki, dari pembudidayaan di masa kerajaan Ottoman. Beberapa tahun belakangan ini, pemerintah Turki berusaha untuk mengembalikan kejayaan tulip di Turki sehingga sangat mudah sekali menemukan bunga ini selama saya di Istanbul.
Tulip di Gülhane Park (taman dekat istana Topkapi)
Tulip depan Yeni camii

Untuk lebih menikmati bunga yang tidak bisa kita jumpai di Indonesia ini, saya juga khusus mengunjungi Emirgen park. Emirgen park adalah salah satu taman besar di Turki tempat festival bunga Tulip diadakan setiap tahunnya.

Taman ini memang agak jauh dari pusat kota. Sekitar 45 menit perjalanan dari Taksim jika dengan bis nomor 40, 40T ataupun nomor 22, 22RE, 25E dari Kabataş. Namun taman ini sungguh cantik dan jika cuaca sedang cerah, tepat sekali untuk duduk santai atau piknik keluarga.

 

8 Januari 2013

Istiklal Caddesi

Tram di Istiklal Caddesi
Istiklal caddesi adalah sebuah jalan panjang khusus pejalan kaki dengan pertokoan, restoran, galeri dan konsulat di kanan kiri jalan. Namun mungkin hal yang paling terkenal dari jalanan ini adalah tram listrik yang melintas di tengahnya. Jalanan ini diapit oleh Taksim square di sisi utara dan Galata tower di sisi selatan.

Taksim Square
Taksim square sendiri adalah alun-alun yang cukup ramai karena merupakan terminal utama transportasi Istanbul. Di sini juga terdapat monumen yang memperingati kemerdekaan Turki.







Untuk menuju Istiklal caddesi dari daerah Sultanahmet, bisa dengan beberapa cara:
- Naik tram ke arah Kabatas, turun di halte terakhir (halte Kabatas), lanjut dengan kereta bawah tanah yang ditarik dengan kabel (funicular) yang berhenti di Taksim Square.

- Naik tram ke arah Kabatas, turun di halte Karaköy, lanjut melalui Tünel yang berhenti di Tünel Square (tidak terlalu jauh dari Galata tower).


Banyak artikel menuliskan bahwa Istiklal caddesi adalah Champs Elysees-nya Istanbul. Tetapi menurut saya, secara visual, Istiklal caddesi tergolong "biasa" saja jika dibandingkan dengan jalanan terkenal di Paris tersebut yang lebar dan dihiasi bangunan megah. 

Meskipun begitu, jalanan ini tetap menarik untuk dikunjungi agar dapat merasakan suasana hiruk pikuk orang Istanbul. Berbeda dengan daerah Sultanahmet dimana lebih banyak turis yang berjalan-jalan, Istiklal caddesi memang tempat "nongkrong" penduduk lokal.  

11 November 2012

Sekitaran Spice Bazaar & Galata bridge

Setelah mengunjungi Spice Bazaar, boleh sekalian jalan-jalan di daerah sekitarnya yang antara lain terdapat:

- Yeni Camii (New Mosque)
Arti namanya adalah "Mesjid Baru", meskipun sebenarnya umur mesjid ini sudah tua karena dibangun tahun 1597. Bangunannya yang cukup besar dan letaknya yang strategis di pinggir jalan membuatnya menjadi landmark yang tidak mungkin terlewati ketika turun dari tram di halte Eminönü.

- Rüstempaşa Camii
Berbeda dengan Yeni Camii, mesjid Rustempasha ini agak susah ditemui karena memang mesjidnya kecil dan terletak di atas toko-toko pada jalan sempit Hasircilar Cadessi. 
Tetapi kalau memang punya waktu untuk ngubek-ngubek mencari mesjid ini, mesjid ini menawarkan desain interior yang cantik karena dindingnya dilapisi keramik bermotif bunga warna-warni khas dari daerah Iznik. Dan karena letaknya yang "tersembunyi", tidak banyak turis yang pergi ke sini jadi kita bisa lebih santai menikmati kecantikan mesjid ini. 

- Sekitaran Galata bridge
Galata bridge (Jembatan Galata) dilewati tram yang membawa kita dari daerah Sultanahmet (kota lama) ke Kabatas/Taksim (daerah pusat kota baru) dengan melintasi selat Bosphorus. 

Namun keasyikan jembatan ini justru terletak kalau kita jalan kaki melintasinya.

Galata bridge dibuat bertingkat dua: 
Tingkat paling atas digunakan oleh orang-orang untuk memancing ikan sedangkan di tingkat bawah, ada restoran-restoran yang menawarkan hidangan laut menarik.

Saran saya, coba jalan di salah satu tingkat terlebih dahulu kemudian gunakan tangga yang berada di pertengahan jembatan untuk naik/turun ke tingkat berikutnya sehingga bisa mendapatkan kedua suasana.

Sebelum menyebrang selat Bosphorus, jangan melewati kesempatan untuk makan fish sandwich (balik ekmek) yang dijual oleh kapal-kapal yang merapat di dermaga. 
Harganya yang murah dan cara menjualnya yang khas cukup menarik perhatian. Ikan di"oper" dengan cekatan dari perahu yang terombang-ambing. 
Sempat deg-degan juga melihatnya, takut makanannya jatuh tetapi ternyata tidak :) 

27 Oktober 2012

Mengunjungi Bazar Istanbul

Melanjutkan post sebelumnya, masih di dekat-dekat daerah Sultanahmet, ada dua "pasar" yang biasa dikunjungi oleh turis kalau mau belanja-belanji: Grand Bazaar & Spice Bazaar.
Berbeda dengan pasar di Indonesia pada umumnya, kedua bazar ini berada dalam ruangan tertutup jadi gak perlu takut kepanasan atau kehujanan :)

6. Grand Bazaar
Dalam bahasa Turki: Kapali Carsi. 
Untuk menuju bazaar ini, bisa naik tram yang ke arah Zeytinburnu dari halte Sultanahmet dan turun 2 halte berikutnya yaitu di halte Çarşıkapı. 
Atau kita dapat berjalan kaki dari daerah Sultanahmet menyusuri jalan Divan yolu sambil jalan santai menikmati toko yang berada di kiri kanan jalan. Ini akan memakan waktu sekitar 20-30 menit. 

Di grand bazaar kita bisa belanja segala macam kebutuhan dari Suvenir berupa kaos, gantungan kunci sampai ke barang-barang yang lebih besar: lampu, karpet dll. Cukup lengkap, yang penting adalah kita harus berani nawar!! :)
Saking luasnya, bazar ini memiliki 22 gerbang/pintu jadi hati-hati nyasar....

Juga perlu diingat bahwa bazar ini tutup setiap hari Minggu.



7. Spice Bazaar
Dikenal juga dengan nama Egyptian Bazaar atau dalam bahasa Turki: Misir Carsisi.
Bazaar ini lebih kecil dan lebih banyak menjual makanan dan rempah-rempah, meskipun ada juga beberapa toko yang menjual suvenir. 


Untuk pergi ke bazar ini dari Sultanahmet, kita ambil tram yang ke arah Eminonu atau arah Kabatas (jadi berlawanan arah dibandingkan pergi ke Grand Bazaar) dan turun 3 halte berikutnya yaitu di halte Eminonu. Atau bisa juga dicapai dengan berjalan kaki, tetapi lebih jauh memang dibandingkan jalan ke Grand Bazaar.
Bazar ini sendiri berada di belakang mesjid Yeni Cami.

16 Juni 2012

Keliling Sultanahmet - Istanbul

Sultanahmet adalah kawasan di Istanbul yang pastinya dikunjungi karena di sini terletak beberapa tempat wisata populer Istanbul. Untungnya tempat-tempat wisata tersebut letaknya cukup berdekatan sehingga semua bisa dicapai dengan berjalan kaki, meskipun jalur tram juga tersedia. 

Beberapa tempat wisata tersebut adalah:

1. Blue Mosque
Mesjid ini dijuluki "mesjid biru" karena interiornya yang terdiri dari keramik biru. Sangat cantik! Mesjid ini masih digunakan oleh umum, jadi tidak dipungut biaya masuk. Orang turki sendiri menyebut mesjid ini sebagai Sultanahmet Camii (camii = mesjid).

2. Hagia Sophia
Bangunan ini disebut juga Ayasofia. Letaknya berseberangan dengan Blue mosque. Awalnya merupakan gereja yang kemudian diubah menjadi mesjid. Sekarang bangunan ini adalah sebuah museum, dengan harga tiket masuk 25 TL (tahun 2012). Sedikit mahal tetapi di mana lagi kita bisa melihat lambang Islam & Kristen saling berdampingan...
Info: Museum ini tutup setiap hari Senin.

3. Topkapi Palace
Keluar dari Hagia Sophia, maka belok kiri kemudian kiri lagi untuk menuju ke Topkapi palace. Topkapi dulunya adalah istana atau tempat tinggal sultan Ottoman selama 400 tahun, yang kini dijadikan museum. Tiket masuk 25 TL (tahun 2012), namun sangat pantas!
Bangunan dan tamannya sangat indah, dan di paling ujung istana, kita bisa menikmati pemandangan selat Bosphorus. Yang paling menarik menurut saya adalah ruangan "Sacred Relics" yang berisi antara lain barang-barang Nabi Muhammad SAW dan barang-barang dari Kabah.
Ada juga daerah harem, namun untuk memasuki daerah ini perlu bayar tiket terpisah lagi.  

Tip: Bisa jadi, ini merupakan tempat wisata paling populer di Istanbul, maka sebaiknya datang ke sini pagi-pagi sebelum terlalu ramai. 
Info: Museum ini tutup setiap hari Selasa.

4. Basilica Cistern
Dalam bahasa Turki, bangunan ini disebut Yerebatan Sarnici. Bangunan ini adalah waduk bawah tanah, yang pernah digunakan juga sebagai lokasi syuting film James Bond. Tiket masuknya hanya 10 TL (tahun 2012). Kalau datang ke Istanbul pada musim panas, lumayan juga tempat ini bisa buat ngademmm hehe... 
Untuk menuju tempat ini: keluar dari Hagia Sophia, belok kanan melewati jalur tram.









5. Hippodrome
Letaknya sebelah mesjid biru. Dulunya adalah lapangan pacuan kuda pada jaman Romawi, namun yang tertinggal hanyalah 3 pilar. Sekarang tempat ini terdapat tempat-tempat duduk untuk bersantai setelah lelah berkeliling di kawasan Sultanahmet.









Ada beberapa tempat lain yang bisa dikunjungi, akan saya tulis di post berikutnya....

Info: Karena daerah Sultanahmet penuh dikunjungi dengan turis, maka tempat penginapan pun banyak ditemui di kawasan ini - dari hostel murah meriah sampai hotel berbintang lima.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...