Berikut beberapa makanan & jajanan yang saya coba selama berlibur di Turki:
- Balik ekmek: Sandwich ikan ini dapat diperoleh dari kapal-kapal khusus yang merapat di sekitaran jembatan Galata
- Simit: Simit adalah roti yang ditaburi biji wijen. Roti ini mudah kita temui dijual oleh penjaja kaki lima di Istanbul. Kalau ingin membeli di tempat yang lebih resmi, bisa beli dari resto cepat saji "Simit Sarayi".
- Turkish delight (bahasa turki: Lokum): Makanan dari tepung dan gula ini terdiri dari berbagai rasa, yang paling umum adalah rasa mawar. Menurut saya sendiri, makanan ini agak terlalu manis. Namun tidak afdol rasanya kalau tidak beli oleh-oleh Turkish delight. Merek yang terkenal antara lain Haci Bekir, yang sudah menjual turkish delight lebih dari 200 tahun. Salah satu tokonya bisa ditemui di Istiklal Caddesi no.83.
- Baklava: Makanan penutup ini juga manis, namun menurut saya lezaaatttt!
- Köfte: adalah meatball/bakso Turki. Köfte ini saya cicipi ketika berada di Göreme.
- Dan tentunyaaa..kebabbbbb. Yang difoto ini adalah Tavuk şiş (kebabı); Tavuk = ayam, şiş kebabi = daging panggang yang ditusuk.
29 April 2013
12 Maret 2013
Naik balon udara di Cappadocia
Salah satu kegiatan yang bisa dilakukan di Cappadocia adalah naik balon udara di pagi hari.
Kegiatan ini memang agak mahal - sekitar 130-170 Euro (harga tahun 2012) per orang untuk paket standar. Tetapi pastinya tidak akan menyesal !!
Paket standar biasanya meliputi: penjemputan dari-ke hotel, sarapan, lama penerbangan di udara = 1 jam & sekitar 14 - 24 orang per balon udara.
Untuk paket di atasnya, perbedaan biasanya terletak di lama penerbangan di udara (sekitar 1,5 jam) dan jumlah orang per balon udara lebih sedikit.
Ada banyak sekali operator balon udara di Cappadocia. Saya sendiri sangat khawatir dengan masalah keamanan sehingga saya memilih antara dua operator yang sudah cukup terkenal dan memiliki reputasi bagus: Royal Balloon dan Butterfly Balloon. Karena itu, paket standar mereka sedikit lebih mahal.
Pada akhirnya, saya ikut Royal Balloon dengan harga 165 Euro. Booking tempat penting karena kegiatan ini sangat populer. Booking saya lakukan online di website mereka.
Pada hari H, saya dijemput di hotel. Oh ya, sore hari sebelumnya, operator balon udara sudah menelpon ke hotel saya untuk memberitahu jam penjemputan. Saya waktu itu dijemput jam 04:30 pagi. Kebetulan saya yang dijemput paling pertama, jadi masih harus ikut keliling menjemput peserta lainnya. Setelah itu kita diantar ke kantor mereka yang cukup besar dan dijamu dengan sarapan sambil menunggu persiapan. Ini juga yang membedakan Royal Balloon dengan operator lain yang lebih murah: sarapannya di tempat tertutup yang hangat dan jenis makanan pun beragam - layaknya buffet di hotel.
Sekitar jam 6 kurang seperempat, kita pun dibawa ke tempat "launching". Jika operatornya terpercaya, tempat launching akan berbeda setiap harinya tergantung angin pada hari itu. Masih sempat juga melihat dan foto-foto cara balon udara didirikan.
Setelah foto bersama, kita pun akhirnya menaiki balon udara. Ternyata 1 keranjang balon udara tersebut dibagi menjadi 4 kompartemen. Keranjang Royal Balloon cukup besar dan dibatasi hanya 4 orang per kompartemen, jadi kita punya cukup ruang untuk lihat-lihat kiri kanan.
Setelah balon udara semakin tinggi, terlihatlah pemandangan menakjubkan dari dataran Cappadocia yang unik. Yang membuat pemandangan juga sungguh cantik adalah puluhan balon udara yang menghiasi langit. Sang "pilot" pun pandai mengarahkan balon udara, jadi kita tidak hanya dibawa jauh tinggi tetapi juga terbang rendah sehingga bisa melihat dengan lebih jelas bukit-bukit batu Cappadocia.
1 jam penerbangan menurut saya sudah cukup. Untuk pendaratannya sendiri, kita di"rem" oleh para petugas balon udara yang berada di darat (pastinya berbadan kekarrrrr).
Kegiatan ini ditutup dengan tradisi pengalungan medali dan minum sampanye. Tetapi tidak usah khawatir, untuk yang muslim disedikan jus jeruk (pilot saya sendiri muslim tidak minum alkohol :) ).
Paket standar biasanya meliputi: penjemputan dari-ke hotel, sarapan, lama penerbangan di udara = 1 jam & sekitar 14 - 24 orang per balon udara.
Untuk paket di atasnya, perbedaan biasanya terletak di lama penerbangan di udara (sekitar 1,5 jam) dan jumlah orang per balon udara lebih sedikit.
Ada banyak sekali operator balon udara di Cappadocia. Saya sendiri sangat khawatir dengan masalah keamanan sehingga saya memilih antara dua operator yang sudah cukup terkenal dan memiliki reputasi bagus: Royal Balloon dan Butterfly Balloon. Karena itu, paket standar mereka sedikit lebih mahal.
Pada akhirnya, saya ikut Royal Balloon dengan harga 165 Euro. Booking tempat penting karena kegiatan ini sangat populer. Booking saya lakukan online di website mereka.
Pada hari H, saya dijemput di hotel. Oh ya, sore hari sebelumnya, operator balon udara sudah menelpon ke hotel saya untuk memberitahu jam penjemputan. Saya waktu itu dijemput jam 04:30 pagi. Kebetulan saya yang dijemput paling pertama, jadi masih harus ikut keliling menjemput peserta lainnya. Setelah itu kita diantar ke kantor mereka yang cukup besar dan dijamu dengan sarapan sambil menunggu persiapan. Ini juga yang membedakan Royal Balloon dengan operator lain yang lebih murah: sarapannya di tempat tertutup yang hangat dan jenis makanan pun beragam - layaknya buffet di hotel.
Sekitar jam 6 kurang seperempat, kita pun dibawa ke tempat "launching". Jika operatornya terpercaya, tempat launching akan berbeda setiap harinya tergantung angin pada hari itu. Masih sempat juga melihat dan foto-foto cara balon udara didirikan.
Setelah foto bersama, kita pun akhirnya menaiki balon udara. Ternyata 1 keranjang balon udara tersebut dibagi menjadi 4 kompartemen. Keranjang Royal Balloon cukup besar dan dibatasi hanya 4 orang per kompartemen, jadi kita punya cukup ruang untuk lihat-lihat kiri kanan.
Setelah balon udara semakin tinggi, terlihatlah pemandangan menakjubkan dari dataran Cappadocia yang unik. Yang membuat pemandangan juga sungguh cantik adalah puluhan balon udara yang menghiasi langit. Sang "pilot" pun pandai mengarahkan balon udara, jadi kita tidak hanya dibawa jauh tinggi tetapi juga terbang rendah sehingga bisa melihat dengan lebih jelas bukit-bukit batu Cappadocia.
1 jam penerbangan menurut saya sudah cukup. Untuk pendaratannya sendiri, kita di"rem" oleh para petugas balon udara yang berada di darat (pastinya berbadan kekarrrrr).
Kegiatan ini ditutup dengan tradisi pengalungan medali dan minum sampanye. Tetapi tidak usah khawatir, untuk yang muslim disedikan jus jeruk (pilot saya sendiri muslim tidak minum alkohol :) ).
13 Februari 2013
Daftar Free Walking Tour
Satu hal yang biasa saya lakukan jika ingin menghemat budget travel adalah browsing hal-hal gratis apa yang bisa dilakukan di kota tujuan. Termasuk dalam sini adalah free walking tour.
Free walking tour biasanya berlangsung pada hari dan jam tertentu. Kita tidak perlu registrasi, cukup datang beberapa menit sebelum walking tour dimulai ke tempat yang telah disepakati. Pemandu tur biasanya mahasiswa setempat dan meskipun tidak ada pungutan biaya, tetapi kalau pada akhir tur kita merasa puas, tata kramanya adalah memberikan tip.
Free walking tour biasanya berjalan mengunjungi landmark terkenal kota tersebut sehingga berguna juga sebagai "orientasi" sebelum kita menjelajah kota sendirian.
Berikut ada sebuah website yang menyediakan daftar free walking tour di berbagai kota dunia: http://www.priceoftravel.com/1835/list-of-free-walking-tours-around-the-world/
Source pic: http://www.priceoftravel.com/1835/list-of-free-walking-tours-around-the-world/
Free walking tour biasanya berlangsung pada hari dan jam tertentu. Kita tidak perlu registrasi, cukup datang beberapa menit sebelum walking tour dimulai ke tempat yang telah disepakati. Pemandu tur biasanya mahasiswa setempat dan meskipun tidak ada pungutan biaya, tetapi kalau pada akhir tur kita merasa puas, tata kramanya adalah memberikan tip.
Free walking tour biasanya berjalan mengunjungi landmark terkenal kota tersebut sehingga berguna juga sebagai "orientasi" sebelum kita menjelajah kota sendirian.
Berikut ada sebuah website yang menyediakan daftar free walking tour di berbagai kota dunia: http://www.priceoftravel.com/1835/list-of-free-walking-tours-around-the-world/
Source pic: http://www.priceoftravel.com/1835/list-of-free-walking-tours-around-the-world/
18 Januari 2013
Tempat wisata di Cappadocia
Cappadocia termasuk salah satu daerah yang dikunjungi jika berwisata ke turki. Daerah ini terkenal dengan bentuk datarannya yang unik dan menakjubkan.
Berikut adalah beberapa hal yang umumnya dilakukan wisatawan ketika mengunjungi Cappadocia:
1. Menikmati pemandangan dataran Cappadocia dari balon udara
2. Mengunjungi salah satu kota bawah tanah: Kaymakli atau Derinkuyu
3. Mengunjungi Uçhisar, istana yang di"ukir" dalam batu karang yang menjulang
4. Mengunjungi Göreme Open-Air Museum, museum alam terbuka yang terkenal dengan lukisan cantik pada dinding gua purbanya yang dahulu adalah sebuah gereja.
Ada beberapa kota yang biasa dijadikan tempat bermalam ketika di Cappadocia, antara lain Göreme dan Ürgüp.
Sedangkan untuk mencapai Cappadocia dari Istanbul, bisa dengan menggunakan bis maupun pesawat. Lama perjalanan dengan bis sekitar 12 jam, waktu yang cukup lama bagi saya. Oleh karena itu, saya memutuskan untuk naik pesawat saja yang hanya memakan waktu sekitar 1 1/2 jam.
Apabila naik pesawat, kota tujuan dari Istanbul adalah Kayseri atau Nevşehir. Lebih banyak penerbangan yang melayani Istanbul-Kayseri dengan pilihan maskapai penerbangan antara lain: Turkish Airlines, Pegasus dan Onurair.
Turkish Airlines biasanya sedikit lebih mahal namun penerbangan berangkat dari bandar udara Ataturk yang letaknya lebih dekat dari Sultanahmet.
Sedangkan penerbangan Pegasus dan Onurair berangkat dari bandar udara Sabiha Gokcen yang terletak di sisi "Asia" kota Istanbul.
Dari Kayseri ke Göreme, masih harus dilanjutkan sekitar 1 jam lagi melalui jalan darat. Kalau tidak mau terlalu ribet, bisa minta bantuan hostel tempat menginap untuk mengatur jemputan. Saya melakukan hal ini dan saya pun dijemput dengan minivan. Perjalanan dari Kayseri ke Göreme cukup menyenangkan karena jalanannya mulus dan bisa melihat-lihat pemandangan, salah satu yang tidak mungkin luput adalah pemandangan gunung Erciyes.

Di post berikutnya saya akan menceritakan pengalaman saya menjelajahi Cappadocia, yang bagi saya pengalaman paling seru selama berlibur di Turki..!
Source pic:
1,2,4: http://www.todayszaman.com/news-289903-cappadocia----top-10-things-to-see-and-do.html
3: http://www.ytravelblog.com/top-five-things-to-do-in-cappadocia/
Berikut adalah beberapa hal yang umumnya dilakukan wisatawan ketika mengunjungi Cappadocia:
1. Menikmati pemandangan dataran Cappadocia dari balon udara
2. Mengunjungi salah satu kota bawah tanah: Kaymakli atau Derinkuyu
3. Mengunjungi Uçhisar, istana yang di"ukir" dalam batu karang yang menjulang
4. Mengunjungi Göreme Open-Air Museum, museum alam terbuka yang terkenal dengan lukisan cantik pada dinding gua purbanya yang dahulu adalah sebuah gereja.
Ada beberapa kota yang biasa dijadikan tempat bermalam ketika di Cappadocia, antara lain Göreme dan Ürgüp.
Sedangkan untuk mencapai Cappadocia dari Istanbul, bisa dengan menggunakan bis maupun pesawat. Lama perjalanan dengan bis sekitar 12 jam, waktu yang cukup lama bagi saya. Oleh karena itu, saya memutuskan untuk naik pesawat saja yang hanya memakan waktu sekitar 1 1/2 jam.
Apabila naik pesawat, kota tujuan dari Istanbul adalah Kayseri atau Nevşehir. Lebih banyak penerbangan yang melayani Istanbul-Kayseri dengan pilihan maskapai penerbangan antara lain: Turkish Airlines, Pegasus dan Onurair.
Turkish Airlines biasanya sedikit lebih mahal namun penerbangan berangkat dari bandar udara Ataturk yang letaknya lebih dekat dari Sultanahmet.
Sedangkan penerbangan Pegasus dan Onurair berangkat dari bandar udara Sabiha Gokcen yang terletak di sisi "Asia" kota Istanbul.
Dari Kayseri ke Göreme, masih harus dilanjutkan sekitar 1 jam lagi melalui jalan darat. Kalau tidak mau terlalu ribet, bisa minta bantuan hostel tempat menginap untuk mengatur jemputan. Saya melakukan hal ini dan saya pun dijemput dengan minivan. Perjalanan dari Kayseri ke Göreme cukup menyenangkan karena jalanannya mulus dan bisa melihat-lihat pemandangan, salah satu yang tidak mungkin luput adalah pemandangan gunung Erciyes.
Di post berikutnya saya akan menceritakan pengalaman saya menjelajahi Cappadocia, yang bagi saya pengalaman paling seru selama berlibur di Turki..!
Source pic:
1,2,4: http://www.todayszaman.com/news-289903-cappadocia----top-10-things-to-see-and-do.html
3: http://www.ytravelblog.com/top-five-things-to-do-in-cappadocia/
17 Januari 2013
Musim semi di Istanbul
Ketika saya berlibur ke Istanbul di bulan April, saya disambut dengan pemandangan "tulip" yang bermekaran.
Ternyata, bunga tulip yang biasanya identik dengan negri Belanda, sebenarnya berasal dari Turki, dari pembudidayaan di masa kerajaan Ottoman. Beberapa tahun belakangan ini, pemerintah Turki berusaha untuk mengembalikan kejayaan tulip di Turki sehingga sangat mudah sekali menemukan bunga ini selama saya di Istanbul.
Untuk lebih menikmati bunga yang tidak bisa kita jumpai di Indonesia ini, saya juga khusus mengunjungi Emirgen park. Emirgen park adalah salah satu taman besar di Turki tempat festival bunga Tulip diadakan setiap tahunnya.
Taman ini memang agak jauh dari pusat kota. Sekitar 45 menit perjalanan dari Taksim jika dengan bis nomor 40, 40T ataupun nomor 22, 22RE, 25E dari Kabataş. Namun taman ini sungguh cantik dan jika cuaca sedang cerah, tepat sekali untuk duduk santai atau piknik keluarga.
Ternyata, bunga tulip yang biasanya identik dengan negri Belanda, sebenarnya berasal dari Turki, dari pembudidayaan di masa kerajaan Ottoman. Beberapa tahun belakangan ini, pemerintah Turki berusaha untuk mengembalikan kejayaan tulip di Turki sehingga sangat mudah sekali menemukan bunga ini selama saya di Istanbul.
| Tulip di Gülhane Park (taman dekat istana Topkapi) |
![]() |
| Tulip depan Yeni camii |
Untuk lebih menikmati bunga yang tidak bisa kita jumpai di Indonesia ini, saya juga khusus mengunjungi Emirgen park. Emirgen park adalah salah satu taman besar di Turki tempat festival bunga Tulip diadakan setiap tahunnya.
Taman ini memang agak jauh dari pusat kota. Sekitar 45 menit perjalanan dari Taksim jika dengan bis nomor 40, 40T ataupun nomor 22, 22RE, 25E dari Kabataş. Namun taman ini sungguh cantik dan jika cuaca sedang cerah, tepat sekali untuk duduk santai atau piknik keluarga.
8 Januari 2013
Istiklal Caddesi
| Tram di Istiklal Caddesi |
| Taksim Square |
Untuk menuju Istiklal caddesi dari daerah Sultanahmet, bisa dengan beberapa cara:
- Naik tram ke arah Kabatas, turun di halte terakhir (halte Kabatas), lanjut dengan kereta bawah tanah yang ditarik dengan kabel (funicular) yang berhenti di Taksim Square.
- Naik tram ke arah Kabatas, turun di halte Karaköy, lanjut melalui Tünel yang berhenti di Tünel Square (tidak terlalu jauh dari Galata tower).
Banyak artikel menuliskan bahwa Istiklal caddesi adalah Champs Elysees-nya Istanbul. Tetapi menurut saya, secara visual, Istiklal caddesi tergolong "biasa" saja jika dibandingkan dengan jalanan terkenal di Paris tersebut yang lebar dan dihiasi bangunan megah.
Meskipun begitu, jalanan ini tetap menarik untuk dikunjungi agar dapat merasakan suasana hiruk pikuk orang Istanbul. Berbeda dengan daerah Sultanahmet dimana lebih banyak turis yang berjalan-jalan, Istiklal caddesi memang tempat "nongkrong" penduduk lokal.
11 November 2012
Sekitaran Spice Bazaar & Galata bridge
Setelah mengunjungi Spice Bazaar, boleh sekalian jalan-jalan di daerah sekitarnya yang antara lain terdapat:
- Yeni Camii (New Mosque)
Arti namanya adalah "Mesjid Baru", meskipun sebenarnya umur mesjid ini sudah tua karena dibangun tahun 1597. Bangunannya yang cukup besar dan letaknya yang strategis di pinggir jalan membuatnya menjadi landmark yang tidak mungkin terlewati ketika turun dari tram di halte Eminönü.
- Rüstempaşa Camii
Berbeda dengan Yeni Camii, mesjid Rustempasha ini agak susah ditemui karena memang mesjidnya kecil dan terletak di atas toko-toko pada jalan sempit Hasircilar Cadessi.
Tetapi kalau memang punya waktu untuk ngubek-ngubek mencari mesjid ini, mesjid ini menawarkan desain interior yang cantik karena dindingnya dilapisi keramik bermotif bunga warna-warni khas dari daerah Iznik. Dan karena letaknya yang "tersembunyi", tidak banyak turis yang pergi ke sini jadi kita bisa lebih santai menikmati kecantikan mesjid ini.
- Sekitaran Galata bridge
Galata bridge (Jembatan Galata) dilewati tram yang membawa kita dari daerah Sultanahmet (kota lama) ke Kabatas/Taksim (daerah pusat kota baru) dengan melintasi selat Bosphorus.
Namun keasyikan jembatan ini justru terletak kalau kita jalan kaki melintasinya.
Galata bridge dibuat bertingkat dua:
Tingkat paling atas digunakan oleh orang-orang untuk memancing ikan sedangkan di tingkat bawah, ada restoran-restoran yang menawarkan hidangan laut menarik.
Saran saya, coba jalan di salah satu tingkat terlebih dahulu kemudian gunakan tangga yang berada di pertengahan jembatan untuk naik/turun ke tingkat berikutnya sehingga bisa mendapatkan kedua suasana.
Sebelum menyebrang selat Bosphorus, jangan melewati kesempatan untuk makan fish sandwich (balik ekmek) yang dijual oleh kapal-kapal yang merapat di dermaga.
Harganya yang murah dan cara menjualnya yang khas cukup menarik perhatian. Ikan di"oper" dengan cekatan dari perahu yang terombang-ambing.
Sempat deg-degan juga melihatnya, takut makanannya jatuh tetapi ternyata tidak :)
- Yeni Camii (New Mosque)
Arti namanya adalah "Mesjid Baru", meskipun sebenarnya umur mesjid ini sudah tua karena dibangun tahun 1597. Bangunannya yang cukup besar dan letaknya yang strategis di pinggir jalan membuatnya menjadi landmark yang tidak mungkin terlewati ketika turun dari tram di halte Eminönü.
- Rüstempaşa Camii
Berbeda dengan Yeni Camii, mesjid Rustempasha ini agak susah ditemui karena memang mesjidnya kecil dan terletak di atas toko-toko pada jalan sempit Hasircilar Cadessi.
Tetapi kalau memang punya waktu untuk ngubek-ngubek mencari mesjid ini, mesjid ini menawarkan desain interior yang cantik karena dindingnya dilapisi keramik bermotif bunga warna-warni khas dari daerah Iznik. Dan karena letaknya yang "tersembunyi", tidak banyak turis yang pergi ke sini jadi kita bisa lebih santai menikmati kecantikan mesjid ini.
- Sekitaran Galata bridge
Galata bridge (Jembatan Galata) dilewati tram yang membawa kita dari daerah Sultanahmet (kota lama) ke Kabatas/Taksim (daerah pusat kota baru) dengan melintasi selat Bosphorus.
Namun keasyikan jembatan ini justru terletak kalau kita jalan kaki melintasinya.
Galata bridge dibuat bertingkat dua:
Tingkat paling atas digunakan oleh orang-orang untuk memancing ikan sedangkan di tingkat bawah, ada restoran-restoran yang menawarkan hidangan laut menarik.
Saran saya, coba jalan di salah satu tingkat terlebih dahulu kemudian gunakan tangga yang berada di pertengahan jembatan untuk naik/turun ke tingkat berikutnya sehingga bisa mendapatkan kedua suasana.
Sebelum menyebrang selat Bosphorus, jangan melewati kesempatan untuk makan fish sandwich (balik ekmek) yang dijual oleh kapal-kapal yang merapat di dermaga.
Harganya yang murah dan cara menjualnya yang khas cukup menarik perhatian. Ikan di"oper" dengan cekatan dari perahu yang terombang-ambing.
Sempat deg-degan juga melihatnya, takut makanannya jatuh tetapi ternyata tidak :)
Langganan:
Postingan (Atom)










